Ku tutup mata ini
Termangu tetesan darah merendam negeri
Air mata armada mengapung
hanyutkan akar dalam keheningan
Daun tersungkur dihempas peluru
Lalu lalang bunga teteskan air mata
Hinggap di atas tanah nan basah
Terjerembab di bawah payung hitam
Berbaring memikul air mata
Menjahit tanah air dengan tetesan darah
Kala Berpijak arungi putih tulang nan kekar
Belum kering air mata, tak akan purna
Jangan damas tetesan darah, tak akan pernah
Bumi akan memeluk dan menyelimuti
Lambainya dwi warna atas darah dan air mata ini
Ridwan_AE






0 komentar:
Posting Komentar