Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Sajak usang

Ku jahit lusuhnya sajak sejarah
Dengan pita hitam di genggaman
Menggoreskan pena dengan kata
Curahan hati insan negara
Tercekik bencana menerpa
Membelit nadi dalam diri
Hari penuh jutaan duri

Ingin ku arungi negeri ini
Hinggap pada ranting keadilan
Merebahkan tubuh pada permadani suram
Bersandar pada sajak usang perjuangan
Tentang arti sebuah pengabdian

tak sanggup rasa memandang
Gemuruh kata terbang nenghilang
Mulut munguap teriak lantang
Mata terpejam, asa mulai pudar
Mengharap keadaan dapat di ulang

Ku ingat negriku yang dulu
Jutaan kicau burung bernyanyi
Melalui ranjang tempat ku berbaring
Kala itu kulihat
Surya merangkak mulai menampak
Penghuni veteran berbaris rapi
Badan tegap penuh wibawa
Benturan dan pahatan pelor pada punggungnya
Tetesan darah, mengguyur badan
Lambai dikara panji dwi warna
Hormat senjata, bahana merdeka

Ridwan_AE

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS